1. Bubur Ayam dan warna cat gerobaknya
Gerobak
bubur ayam biasanya dicat dengan beberapa warna, dibiarkan warna
cokelat natural, biru tua atau biru muda. Kadang-kadang ada juga hijau.
Menurut pengamatan MBDC, bubur ayam yang paling enak yang warna
gerobaknya cokelat tua atau asli warna kayu. Kenapa? Karena mereka
kayaknya nggak perlu sibuk-sibuk ngewarnain gerobak jadi warna-warni
apalagi rainbow. Kalau udah pede buburnya enak, nggak perlu tipu-tipu
dengan warna gerobak. Ayo coba kamu cek tukang bubur terkenal dan
terenak favorit kamu gerobaknya warna apa?
2. Gorengan, gerobak atau pikul?
Ada
bedanya gorengan yang dijual di gerobak dan dipikul. Biasanya yang di
gerobak lebih variatif sama menu, lebih gede dan lebih mahal. Kalau yang
dipikul cenderung seadanya. Coba aja kamu jajan cireng di abang-abang
pikul, pasti cirengnya tipis dan dingin. Kalau abang-abang gerobak, suka
kreasi cireng dengan kacang kedelai atau mungkin yang paling canggih
diisi keju atau sosis. Di gerobak, pisangnya ada pisang goreng, pisang
molen atau pisang aroma. Kalo pikulan cuma pisang goreng doang. Kecil
lagi. Gampangnya, yang gerobak itu biasanya lebih premium lah
dibandingin sama yang pikul.


